Bergetar Ia dan Segalanya Bergetar

cerita hati, puisi jiwa, sampah hati Kagak ada komentar »

Bergetar hatiku amat hebat, berdebar kencang tak menentu saat pumbuluh menyempit, aliran darah menjadi begitu kencang, mengguncang nadi. Tuhan, mengapa ini kembali terjadi?

Aku jatuh cinta…

Entahlah, aku tidak mengerti apakah ini cinta atau hanya kekaguman biasa. Namun yakinlah wahai seseorang yang sedang kucintai, ku pastikan engkau tidak akan pernah mengetahui betapa aku mencintaimu. Tak akan kembali aku terperosok seperti dulu lagi, menjadi budak nafsuku dengan menggumbar kata-kata cinta. Aku berjanji, itu tidak akan terjadi lagi.

Tahukah kamu seseorang yang sedang kucintai? Terkadang air mataku menetes, berharap sangat Tuhan mencabut rasa yang mulai mengakar dihatiku ini karena ku mengerti; Sungguh tak pantas diriku bersanding dengan dirimu. Sungguh tak pantas sebelum aku juga memiliki keimanan setangguhmu.

Lelaki mana di dunia ini yang tak ingin mempersunting seorang bidadari? Lelaki mana? Katakan padaku.

Baiquni bacain donk »

Laut Biruku

my days Kagak ada komentar »

Sabtu, 30 Agustus 2008. Aku sms Kausar, teman haloqahku. “Sar, hari ini ada acara ke mana? Jalan-jalan yok sebelum puasa.”

“Kalau hari ini Kausar ga bisa Ben, mungkin besok jam-jam 11.00 baru bisa soalnya jam 8-10 ada acara di mesjid.”

Awalnya aku pun kecewa, tapi tadi pagi sekitar jam 8.30 Kausar telepon. “Ben, nanti jam 9.30 kita ke laut yaa.. Baiquni tunggu aja kabar dari Kausar, biar Kausar hubungi kawan-kawan yang lain.”

Sekitar jam 10.54 Kausar sms lagi memberikan kepastian, “Ben, Kausar tunggu di Sabang Travel di depan mesjid Lingke.”

Langsung aku telepon Kausar, “Sar, siapa aja yang pergi?”

“Kausar, Andri, Baldi, ama Beni. Faisal ga bisa, udah pulang kampoeng trus Iqbal ga diangkat Kausar telepon.”

Siap mandi, aku langsung berangkat ke Sabang Travel. Tidak ingin kejadian minggu sebelumnya terulang, aku membawa perlengkapan perang yang lebih lengkap; baju ganti, celana kain ganti, sarung, sempak, kaos dalam, handuk, dan tidak lupa plastik untuk membungkus baju basah nanti.

Baiquni bacain donk »

Seseorang itu…

cerita hati, my days, sampah hati Cuma ada 5 komentar »

Tadi pagi, kira-kira jam 3.00 WIB aku telpon Apip, dia Sang Novelis Yusaku yang pernah kuceritakan itu.

Entah kenapa, akhir-akhir ini aku suka aja menelepon si Apip. Aku biasanya nelepon dia malam-malam, hitung-hitung saling membangunkan tahajud. Hehehe…

Aku kagum pada karakter Apip, dia seseorang yang kuanggap tangguh, dan luar biasa. Walau tidak mengaku akhwat, namun amat sangat jarang ada akhwat yang memiliki karakter setangguh dia. Puasanya daud, bukan senin-kamis lagi dan saban malam insya Allah dia selalu tahajud. Gimana akhwat yang lain? Iri tidak, padahal Apip tidak ikut haloqah lho

Yang paling menakjubkan adalah, dia bisa menjaga hati yang terkadang akhwat lain tumbang. Hingga sekarang, belum pernah tuh dia menyukai seseorang. Terkadang aku malah meledeknya “abnormal” karena prestasinya tersebut. Malu soalnya karena aku telah berulang kali patah hati… :D

Baiquni bacain donk »

Jauh di Lubuk Hatiku

cerita hati, internet, sampah hati 1 Komentar »

Kau Masih Kekasihku

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku

tak bisa ku tahan laju alir
untuk semua kenangan yang berlalu
hembuskan sepi
merobek hati

meski raga ini tak lagi milikmu
namun di dalam hatiku sungguh engkau hidup
entah sampai kapan
ku tahankan rasa cinta ini

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku

dan ku berharap semua ini
bukan kekeliruan seperti yang kukira
seumur hidupku
akan menjadi doa untukmu

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku

andai saja waktu bisa terulang kembali
akan kuserahkan hidupku di sisimu
namun ku tahu itu takkan mungkin terjadi
rasa ini menyiksaku
sungguh sungguh menyiksaku

jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku

Benci Benci Benci

puisi jiwa Kagak ada komentar »

jangan heran
bila langitmu malam ini tanpa bintang
telah ku telan semua bintang
dan bahkan hitam telah hilang

kau tak ada
aku tak berarti
jangan pernah ada bayang lagi,
walau setitik elektron yang menjalari sel abu-abu

kamu hilang
aku terbakar ilalang
sudah cukup…
cukup sudah…
kita bermain dengan api dan benci
lebih baik ku pergi menghilang
atau kau mati saja, lalu hilang tertelan bumi

benci benci benci
sepenuh aku benci
kepadamu
sepenuh aku cinta juga kepadamu

lebih baik kamu pergi, atau aku yang mati
tapi lebih baik kamu mati lalu aku pergi
sehasta menjauh, sedepa lari, pergilah jauh hingga mataku buta
dan bayangmu sirna

cukup cukup cukup
aku mencintaimu
sekarang kisah baru kita dibentangkan
episode baru
AKU MEMBENCIMU

Lautku

cerita hati, my days, sampah hati Cuma ada 2 komentar »

Sabtu, 23 Agustus 2008

Entah kenapa aku sedang pengen gabung dengan anak-anak chatting ke pantai. Mungkin karena hari terakhir mau bulan Ramadhan ya? Akhirnya aku putuskan untuk ikut mereka ke pantai besok, Minggu 24 Agustus 2008 ke pantai. Setiap orang dikutip biaya Rp 15.000,-

Biasanya, aku paling jarang gabung dengan anak-anak chatting. Aku lebih suka bermain di balik layar, tertawa, cekikikan, tanpa ada yang tahu siapa sebenarnya aku.

Baiquni bacain donk »

Cek Nomor HP Berasal Dari Mana

Uncategorized Cuma ada 2 komentar »

Pernah ga di miscall orang tapi kita ga tahu dia itu siapa. Kita telepon balik malah di reject!

Aku sering seperti itu, mungkin karena aku memajang nomor handphone ku di website kali ya…

Klik aja http://pulsa.web.id/hlrlookup/. Di situ minimal kamu bisa melihat si pengganggu berasal darimana.

Selamat mencoba !!!

Sempurna

internet, my days, sampah hati Cuma ada 3 komentar »

Ini lagu kenang-kenanganku, pernah kunyanyikan untuk seseorang. Hingga saat ini masih terus akan kukenang…

Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
Kau membuat diriku
Akan slalu memujamu

Disetiap langkahku
Kukan selalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan
Hidupku tanpa cintamu

Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darah ku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku lengkapi diriku
Oh sayangku kau begitu….
Sempurna…. sempurna….

Kau genggam tanganku….
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata
Dan hapus smua sesalku

Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darah ku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku lengkapi diriku
Oh sayangku kau begitu….
Sempurna…. sempurna….

Proklamasi

my days 1 Komentar »

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta

Memilih Kerikil Yang Terbaik

cerita hati, discussion, filsafat Cuma ada 3 komentar »

Tiba-tiba Tuhan berdirikan aku di hamparan ratusan, ribuan, jutaan, milyaran, trilyunan kerikil. Seperti padang pasir yang mahaluas, tetapi ini bukan pasir, ini adalah kerikil-kerikil.

Tuhan memintaku berjalan sesanggup yang aku bisa, tak ada paksaan, tak ada celaan. Dia hanya ingin melihat sampai batas mana kesanggupanku. Dan berapapun kesanggupanku, dia selalu tersenyum. Ini yang terkadang membuat aku jengkel, mengapa tidak pernah memarahi dan mengapa harus selalu senyum. Mungkin untuk itu, aku akan segera menemukan jawabannya.

Aku berjalan di atas kerikil-kerikil tajam. Tuhan memintaku mengambil kerikil-kerikil tersebut, memilahnya, dan menyimpan kerikil yang terbaik.

Sungguh, ada begitu banyak kerikil dalam jutaan ragam dan bentuk. Terkadang ada yang begitu indah dari luar namun rapuh dari dalam, terkadang ada yang begitu kokoh namun kusam, ada yang standar, ada yang begitu berharga.

Tuhan tidak memintaku menyimpan yang terbagus, tidak memintaku menyimpan yang terkuat, tetapi memintaku menyimpan yang terbaik. Yang terbaik menurutku.
Baiquni bacain donk »

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in